Minggu, 11 Januari 2009

Konser Kolaborasi Empat Bidang Seni

Fransisca Dewi Ria Utari
http://jurnalnasional.com/

Perkembangan seni di masa kini memang sudah tidak pada tempatnya jika menampilkan bentuk hanya satu jenis kesenian yang absolut. Proses kreatif yang melibatkan kolaborasi dengan berbagai ranah kesenian, telah menjadi pemandangan awam yang tak lagi mengherankan.

Begitu pula dengan proses terciptanya acara Java New Year Concert (JYNC) yang tahun ini menginjak kali keempat. Dalam konser JYNC kali ini, pencetus ide acara ini, pianis kelas dunia Ananda Sukarlan, akan mengusung tema Pianississimo, yang berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki pada Minggu (4/1) pukul 19.30 WIB.

Untuk Pianississimo, Ananda menyiapkan kejutan unik dimana pertunjukan ini melibatkan empat bidang seni: musik, sastra, rupa, dan tari. Keterlibatan empat jenis seni ini merupakan perkembangan menarik mengingat tahun lalu, konser JNYC bertema Ars Amatoria, menampilkan dua jenis kolaborasi seni yakni musik dan sastra yang diwakili dua maestronya: Sapardi Djoko Damono, dan Ananda Sukarlan.

Sastra yang tetap dilibatkan pada konser JNYC kali ini, menampilkan sejumlah komposisi Ananda Sukarlan dari puisi-puisi karya Eka Budianta, Hasan Aspahani, Medy Loekito dan Ook Nugroho. Konser ini juga menampilkan pianis muda Inge M. Buniardi (pemenang pertama Ananda Sukarlan Award 2008) lewat karya piano solo Mahasunyi yang meniti butir-butir gerimis, sebuah interpretasi musikal Ananda Sukarlan terhadap sonet Sapardi Djoko Damono.

Selain dari puisi, Ananda juga menampilkan untuk pertama kalinya di Indonesia, komposisi yang dihasilkannya dari interpretasi atas lukisan. Pianis kelahiran 10 Juni 1968 ini mencipta komposisi flute dan piano berjudul Rescuing Ariadne dari lukisan Bacchus and Ariadne kaya pelukis Titian dari Italia yang terpajang di National Gallery of London.

Komposisi tersebut diciptakan Ananda dua tahun lalu untuk sebuah kongres flute di Inggris. “Tidak kebayang jika proses ini dilakukan pada abad ke-16. Saya memerlukan waktu berhari-hari untuk memandangi lukisan ini, dengan cara membeli katalognya. Sekarang kan kita banyak dibantu teknologi, bisa melihatnya lewat internet,” ujar Ananda tentang proses penciptaan komposisi ini.

Selain karya Titian, Ananda juga mengolah komposisi dari lukisan karya Asep Berlian berjudul Dua Jiwa. Meski lukisan ini karya pelukis Indonesia, Ananda tidak melakukan proses dialog dengan sang pelukis. Ia murni menginterpretasikan maknanya secara sepihak setelah melihat lukisan ini di rumah Arifin Panigoro.

Menurut Ananda, penciptaan komposisi dari lukisan tak bisa ditentukan dari awal. “Seperti orang jatuh cinta saja. Tiba-tiba tertarik pada lukisannya. Saat melihat lukisan Titian itu, rasanya seperti tersambar petir,” kata Ananda sambil tertawa.

Dari lukisan Dua Jiwa, Ananda menciptakan komposisi berjudul Schumann’s Psychosis yang akan ditampilkan dengan sebuah koreografi tari karya Chendra Panatan. Karya ini merupakan pandangan Ananda terhadap kelainan multiple personality yang diderita komponis besar Robert Schumann. Koreografi yang ditampilkan Chendra ditarikan tiga penari dari sanggar Maniratari dari Solo.

Karya tari juga ditampilkan Chendra dalam karya Ananda untuk dua piano: The Humiliation of Drupadi. Meski secara musikal karya Ananda ini penuh pengaruh Bali, Chendra menampilkan bentuk gerak yang lebih modern. Kebetulan Chendra memiliki pendekatan tari balet yang ditekuninya di sanggar balet Sumber Cipta milik Farida Oetoyo. Selain itu, tiga penari yang dilibatkannya, berasal dari Sanggar Maniratari yang juga memiliki dasar tari balet.

“Toh meski gerakannya modern, bahasa tubuh ketiga penari saya memiliki unsur Jawa. Mereka memang belajar balet, tapi dengan tinggal di Solo, mereka memiliki tubuh tradisi,” ujar Chendra.

Dalam karya ini, akan tampil bagian dimana Dewi Drupadi dipermalukan saat Pandawa kalah bermain judi dengan Kurawa. Saat Drupadi ditelanjangi, Chendra menampilkan proses klimaks dimana upaya Kurawa untuk melepas kain yang dikenakan Drupadi, gagal karena kain tersebut begitu panjangnya. Chendra menggunakan kain merah sebagai lambang kemarahan Drupadi yang dijadikan tumbal.

Selain merayakan pergantian tahun, konser ini untuk memperingati dua hal penting yang terjadi pada 2009. Yang pertama, peringatan 200 tahun wafatnya komponis Austria, Joseph Haydn (1732-1809). Untuk itu, Ananda membuka konser dengan dua karya pendek: Haydn: menuet sur le nom de Haydn karya Maurice Ravel, dan karya Ananda yang dimainkan untuk tangan kiri saja, yakni Haydn Seek.

Peristiwa kedua adalah berakhirnya pemerintahan George W. Bush. Berjudul I Sit and Look Out, karya ini diciptakan Ananda saat ia merasa sedih atas terpilihnya Bush pada re-election 2004. Komposisi ini diciptakan Ananda berdasarkan puisi penyair besar Amerika, Walt Whitman.

Selain penampilan Ananda sendiri, konser ini juga menyuguhkan kebolehan sejumlah pianis muda. Seperti Randy Ryan, Alfred Young Sugiri, Inge Buniardi, dan dua vokalis: Joseph Kristanto dan Bernadeta Astari.

Tidak ada komentar:

A Khoirul Anam A Qorib Hidayatullah A Rodhi Murtadho A. Yusrianto Elga A. Zakky Zulhazmi A.S. Laksana Aang Fatihul Islam Aba Mardjani Abd. Mun’im Abdul Aziz Rasjid Abdul Gaffar Ruskhan Abdul Hadi W. M. Abdul Kadir Ibrahim Abdul Malik Abdul Muis Abdul Wachid BS Abdullah Khusairi Abidah El Khalieqy Abimardha Kurniawan Abroorza A. Yusra Abu Salman Acep Iwan Saidi Achmad Farid Tuasikal Adek Alwi Adi Marsiela Adian Husaini Adib Muttaqin Asfar Adji Subela Afandi Sido Afriza Hanifa Afrizal Malna Ageng Wuri R. A. Ags. Arya Dipayana Aguk Irawan M.N. Agus B. Harianto Agus Bing Agus Noor Agus R. Sarjono Agus R. Subagyo Agus Sri Danardana Agus Sulton Agus Sunyoto Agus Wibowo Agus Wirawan Agusri Junaidi AH J Khuzaini Ahda Imran Ahid Hidayat Ahm Soleh Ahmad Asyhar Ahmad Farid Yahya Ahmad Fuadi Ahmad Muchlish Amrin Ahmad Musthofa Haroen Ahmad Rofiq Ahmad Suhendra Ahmad Yulden Erwin Ahmad Zaini Ahmadun Yosi Herfanda Aini Aviena Violeta Ajip Rosidi Akhiriyati Sundari Akhmad Muhaimin Azzet Akhmad Sekhu Al Azhar Riau Al-Fairish Alex R. Nainggolan Alexander G.B. Alfian Zainal Aliansyah Alimuddin Almania Rohmah Alunk Estohank Amien Kamil Amien Wangsitalaja Anata Siregar Andi Sutisno Andy Riza Hidayat Anies Baswedan Anindita S Thayf Anis Ceha Anis Faridatur Rofiah Anjrah Lelono Broto Anna Subekti Anton Kurnia Ari Hidayat Ari Kristianawati Arie MP Tamba Arief Junianto Aris Kurniawan Arti Bumi Intaran Arul Arista AS Sumbawi Asarpin Asep Sambodja Atiqurrahman Awalludin GD Mualif Ayu Purwaningsih Babe Derwan Bakdi Soemanto Balada Bale Aksara Bamby Cahyadi Bandung Mawardi Bayu Dwi Mardana Bellanissa Zoditama Beni Setia Benny Arnas Beno Siang Pamungkas Berita Berita Duka Bernando J. Sujibto Berthold Damshauser Binhad Nurrohmat Bokor Hutasuhut Brunel University London BSW Adjikoesoemo Budaya Budhi Setyawan Budi Darma Budi Hutasuhut Budi P. Hatees Budiawan Dwi Santoso Bur Rasuanto Burhanuddin Bella Bustan Basir Maras Catatan Catullus CB. Ismulyadi Cerbung Cerita Rakyat Cerpen Chavchay Syaifullah Cikie Wahab Cunong Nunuk Suraja D Zawawi Imron Dad Murniah Dadang Ari Murtono Dahlia Rasyad Damhuri Muhammad Damiri Mahmud Danarto Daniel Paranamesa Darju Prasetya Darman Djamaluddin Darman Moenir Dasman Djamaluddin David Krisna Alka Dea Anugrah Dedy Tri Riyadi Denny JA Denny Mizhar Desi Sommalia Gustina Dewi Anggraeni Dharma Setyawan Dian Hartati Didi Arsandi Dina Oktaviani Dipo Handoko Djenar Maesa Ayu Djoko Pitono Doddi Ahmad Fauji Doddy Hidayatullah Dodi Chandra Dodiek Adyttya Dwiwanto Dody Kristianto Donny Anggoro Dony P. Herwanto Dwi Cipta Dwi Fitria Dwi Klik Santosa Dwi Pranoto Dwicipta Edy A Effendi Edy Firmansyah Eka Budianta Eka Fendri Putra Eka Kurniawan Eko Darmoko Ellyzan Katan Elnisya Mahendra Emha Ainun Nadjib Endah Imawati Eni Suryanti Eny Rose Eriyandi Budiman Eriyanti Erwin Edhi Prasetya Erwin Setia Esai Evan Ys Evi Idawati F Rahardi Fadly Rahman Fahrudin Nasrulloh Faizah Sirajuddin Faizal Syahreza Fajar Alayubi Fakhrunnas M.A. Jabbar Fanny Chotimah Fariz al-Nizar Fariz Alneizar Faruk HT Fatah Anshori Fatah Yasin Noor Fathurrahman Karyadi Fatimah Wahyu Sundari Fauzan Santa Fazabinal Alim Festival Sastra Gresik Fikri MS Fiksi Mini Fransisca Dewi Ria Utari Franz Kafka Fuad Anshori Furqon Abdi Fuska Sani Evani Gendhotwukir Gendut Riyanto Gerson Poyk Gita Pratama Goenawan Mohamad Gola Gong Grathia Pitaloka Gregorio Lopez y’ Fuentes Gugun El-Guyanie Gunawan Budi Susanto Gus Noy H.H. Tokoro Hadi Napster Hamberan Syahbana Hamdy Salad Hamsad Rangkuti Han Gagas Hang Kafrawi Hani Pudjiarti Hanna Fransisca Hardi Hamzah Hardjono WS Haris del Hakim Haris Priyatna Harris Maulana Hary B. Kori'un Hasan Al Banna Hasan Junus Hasbullah Said Hasnan Bachtiar HE. Benyamine Heidi Arbuckle Helmi Y Haska Helvy Tiana Rosa Hendra Junaedi Hendri Nova Herdoni Syafriansyah Heri Kurniawan Heri Latief Heri Ruslan Herman RN Hermawan Aksan Hermien Y. Kleden Herry Lamongan Holy Adib Humaidiy AS Husni Anshori I Nyoman Darma Putra I Nyoman Tingkat I Wayan Artika Ibnu Wahyudi Ida Farida Ignas Kleden Ilham Khoiri Imam Cahyono Imamuddin SA Iman Budhi Santosa Imron Tohari Indra Tranggono Indrian Koto Irwan Kelana Isbedy Stiawan Z.S. Iskandar Noe Isma Swastiningrum Ismi Wahid Iwan Gardono Sujatmiko Iwan Gunadi Iwan Kurniawan Iwan Nurdaya Djafar Iwank J.S. Badudu Janoary M Wibowo Javed Paul Syatha JILFest 2008 JJ. Kusni Jodhi Yudono Joko Novianto Bp Joko Pinurbo Jones Gultom Jual Buku Paket Hemat Jusuf AN Kadek Suartaya Karya Lukisan: Andry Deblenk Kasnadi Kedung Darma Romansha Kenedi Nurhan Khaerudin Kurniawan Khaerul Anwar Ki Sugito Ha Es Kirana Kejora Komunitas Deo Gratias Korrie Layun Rampan Kritik Sastra Kunthi Hastorini Kuntowijoyo Kurie Suditomo Kurnia Effendi Kurniawan Kuswinarto La Ode Rabbani Lathifa Akmaliyah Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember Leon Agusta Lily Siti Multatuliana Lily Yulianti Farid Lina Kelana Liza Wahyuninto Lona Olavia Lugiena Dé M Fadjroel Rachman M Farid W Makkulau M Syakir M. Dawam Rahardjo M. Faizi M. Mustafied M. Raudah Jambak M. Taufan Musonip M. Yoesoef M.D. Atmaja M.Th. Krishdiana Putri Mahmud Jauhari Ali Mahwi Air Tawar Maklumat Sastra Profetik Malkan Junaidi Maman S. Mahayana Mangun Kuncoro Mardi Luhung Marhalim Zaini Maria D. Andriana Maria Magdalena Bhoernomo Mariana Amiruddin Maryati Marzuzak SY Mashuri Maulana Syamsuri Media: Crayon on Paper Mega Vristian MG. Sungatno Misbahus Surur Mofik el-abrar Moh. Amir Sutaarga Moh. Ghufron Cholid Mohammad Hatta Mohammad Kh. Azad Mohammad Takdir Ilahi Much. Khoiri Muhamad Taslim Dalma Muhammad Rain Muhammad Subhan Muhammad Yasir Muhammadun A.S Muhidin M Dahlan Mujtahid Mulyawan Karim Musa Ismail Musfi Efrizal Mustafa Ismail Mustofa W Hasyim N Teguh Prasetyo N. Mursidi Nadhi Kiara Zifen Nana Riskhi Susanti Nanang Suryadi Naskah Teater Nasrulloh Habibi Neva Tuhella Nietzsche Nirwan Dewanto Nizar Qabbani Noor H. Dee Nova Christina Novelet Nunung Nurdiah Nur Wachid Nurani Soyomukti Nurel Javissyarqi Nurman Hartono Nuryana Asmaudi Nyoman Tusthi Eddy Obrolan Oky Sanjaya Oyos Saroso HN P Ari Subagyo Pagelaran Musim Tandur Pamusuk Eneste Panji Satrio PDS H.B. Jassin Penerbit dan Toko Buku PUstaka puJAngga Pipiet Senja Pramoedya Ananta Toer Pringadi AS Pringgo HR Prosa Puisi Puji Santosa Purnawan Andra PUstaka puJAngga Putu Fajar Arcana Putu Satria Kusuma Putu Wijaya R Masri Sareb Putra R. Adhi Kusumaputra R. Timur Budi Raja R.N. Bayu Aji Radhar Panca Dahana Ragdi F. Daye Rahmi Hattani Raja Ali Haji Raju Febrian Rakai Lukman Rakhmat Giryadi Rama Dira J Rama Prabu Ramadhan KH Ramon Magsaysay Ramses Ohee Ratih Kumala Raudal Tanjung Banua Reiny Dwinanda Remy Sylado Resensi Ressa Novita Ressa Sagitariana Putri Ria Ristiana Dewi Rialita Fithra Asmara Ribut Wijoto Rida K Liamsi Rifka Sibarani Rilda A. Oe. Taneko Rilda A.Oe. Taneko Rimbun Natamarga Rinto Andriono Risang Anom Pujayanto Rita Zahara Riyon Fidwar Robin Al Kautsar Robin Dos Santos Soares Rodli TL Rofiqi Hasan Rohman Budijanto Rukardi S Yoga S. Jai S. Takdir Alisyahbana S.W. Teofani Sabrank Suparno Sahaya Santayana Sajak Sajak Sebatang Lisong Salamet Wahedi Salman Rusydie Anwar Salman S. Yoga Salyaputra Samson Rambah Pasir Samsudin Adlawi Sanie B. Kuncoro Santy Novaria Sapardi Djoko Damono Sarabunis Mubarok Sartika Dian Nuraini Sasti Gotama Sastra Nusantara Satmoko Budi Santoso Satriani Saut Poltak Tambunan Saut Situmorang Sekolah Literasi Gratis (SLG) Selasih Seno Gumira Ajidarma Seno Joko Suyono Sergi Sutanto Shadiqin Sudirman Shiny.ane el’poesya Shourisha Arashi Sidik Nugroho Sigit Susanto Sihar Ramses Simatupang Sindu Putra Siska Afriani Siti Sa’adah Sitok Srengenge Siwi Dwi Saputro Slamet Samsoerizal Sobih Adnan Sofyan RH. Zaid Solihin Soni Farid Maulana Sony Prasetyotomo Sony Wibisono Sosiawan Leak Sri Wintala Achmad Sri Wulan Rujiati Mulyadi Stevani Elisabeth Suci Ayu Latifah Sucipto Hadi Purnomo Sudarmoko Sudirman HN Suhadi Mukhan Suharsono Sukar Sunaryono Basuki Ks Sungatno Sunlie Thomas Alexander Sunu Wasono Sunudyantoro Supriyadi Suriani Suryanto Sastroatmodjo Susianna Sutan Iwan Soekri Munaf Sutardji Calzoum Bachri Sutejo Syahruddin El-Fikri Syaripudin Zuhri Syifa Aulia Syu’bah Asa T.A. Sakti Tammalele Tan Lioe Ie Tasyriq Hifzhillah Taufik Abdullah Taufik Effendi Aria Taufik Ikram Jamil Taufiq Wr. Hidayat TE. Priyono Teguh Winarsho AS Tenas Effendy Tengsoe Tjahjono Thayeb Loh Angen Theresia Purbandini Tia Setiadi Tias Tatanka Tito Sianipar Tjahjono EP Tjahjono Widarmanto Tjahjono Widijanto Tjut Zakiyah Anshari Topik Mulyana Tosa Poetra Tri Harun Syafii TS Pinang Tu-ngang Iskandar Udo Z. Karzi Uly Giznawati Umar Fauzi Ballah Umbu Landu Paranggi Umi Kulsum Uniawati Universitas Indonesia Usman Arrumy Usman D.Ganggang Utada Kamaru UU Hamidy Viddy AD Daery W.S. Rendra Wa Ode Wulan Ratna Wahib Muthalib Wahyudi Akmaliah Muhammad Wardjito Soeharso Wawan Eko Yulianto Wawancara Wayan Sunarta Weli Meinindartato Wicaksono Widodo DS Wina Karnie Wisran Hadi Wong Wing King Yan Maniani Yanti Mulatsih Yanuar Arifin Yasser Arafat Yaumu Roikha Yetti A. KA Yohanes Padmo Adi Nugroho Yohanes Sehandi Yona Primadesi Yudhi Ms Yudhistira ANM Massardi Yulianna Yurnaldi Yusi A. Pareanom Yusi Avianto Pareanom Yusri Fajar Yusrizal KW Yuyun Ifa Naliah Zaim Rofiqi Zainal Arifin Thoha Zakki Amali Zakky Zulhazmi Zawawi Se Zehan Zareez Zelfeni Wimra Zuarman Ahmad Zulfikar Akbar