Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Belajar dari Pram

Zakky Zulhazmi *
http://www.kompasiana.com/zakkyzulhazmi

30 April 2010 merupakan peringatan 4 tahun wafatnya sastrawan besar sekaligus kontroversial, Pramoedya Ananta Toer. Sejumlah kegiatan digelar untuk mengenang sosok kelahiran Blora, 6 Februari 1925. Di Jakarta, beberapa komunitas sastra serta sederet nama seniman menghimpun diri dalam suatu kepanitian besar guna menyelenggarakan acara bertajuk “Goresan Pena Pram Untuk Rakyat Indonesia”. Acara dari tanggal 19-28 April 2010 itu antara lain diisi roadshow diskusi di empat kampus dan acara puncaknya berupa Pagelaran Kebudayaan di Planet Senen.

Rintih Gadis dari Balik Tirai

Ahmad Zaini *
http://sastra-indonesia.com/

Sayup terdengar hembusan angin malam. Gemerisiknya menimbulkan bunyi irama mendesah di tengah keheningan malam. Aku tersadar dari kantuk di malam itu. Mata penat kubuka perlahan menatap sekeliling yang hanya terlihat temaram lampu yang menyala tak sempurna. Tanganku merayap menggapai dinding yang catnya mulai mengelupas. Kasap pasir yang tak berselimut semen membuat telapak tangan sedikit tergores.

AVONTUR; Kesan dalam Jejak Sang Petualang

Imamuddin SA
http://sastra-indonesia.com/

Experience is the best teacher; pengalaman adalah guru terbaik. Kata mutiara ini tampaknya akan menjembatani kita untuk masuk dalam sajak-sajak Ragil. Dalam hal ini, pengalaman mampu menjelma menjadi seorang pengajar bagi para siswa, menjadi dosen untuk mahasiswa, menjadi ustad bagi murid, menjadi kiyai untuk santri, dan menjadi mursyid bagi rohaniawan, atau apa sajalah yang sejenis.

Selasih ‘Rang Talu’ Selaguri : Novelis Perempuan Pertama Di Indonesia

Babe Derwan
http://www.rangtalu.net/

Kebanyakan generasi muda Urang Talu – apalagi yang remajanya — boleh jadi tak pernah menyangka kalau kampungnya yang berada di lembah Gunung Talamau dan dikelilingi bebukitan itu, pernah melahirkan tokoh atau pejuang bertaraf nasional. Banyak Rang Talu tak pernah mengenal siapa itu Sariamin, siapa itu Selasih atau Seleguri, dan apa itu Kalau Tak Untung. Apalagi — konon — di sekolah-sekolah, baik di tingkat SMP maupun SMA (era sekarang), baik dalam pelajaran bahasa atau kesusastraan, nama beliau sudah tak pernah disebut-sebut lagi. Maka jangan heran kalau anak-anak sekarnag juga tak pernah tahu bahwa wanita pengarang novel pertama di Indonesia adalah berasal dari kampung kecil mereka, Talu.

Pesta Puisi, Silaturahmi Antargenerasi

Dari Gelar ”Percakapan Lilin” RDP
Nuryana Asmaudi
http://www.balipost.co.id/

PENYAIR Riki Dhamparan Putra (RDP) telah meluncurkan buku kumpulan puisi pertamanya yang bertajuk “Percakapan Lilin” (LP) di Danes Art Veranda, Jl. Hayam Wuruk, Tanjung Bungkak Denpasar, pada Minggu (15/8) lalu. Berbagai kalangan hadir dalam peluncuran buku puisi penyair muda yang memang memiliki pergaulan luas itu. Tak hanya kalangan sastrawan, juga perupa, mahasiswa, sampai para aktivis LSM.

Keraton Yogya Bertabur Puisi

Ahmadun Yosi Herfanda
http://www.infoanda.com/Republika

Selama dua malam berturut-turut, 23-24 Agustus 2007, keraton Yogya bertabur puisi. Tidak kurang dari 30 penyair Indonesia membacakan sajak-sajak mereka di Sasono Hinggil, bagian dari komplek Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Salah satu mata acara Divisi Sastra Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XIX/2007 itu dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Ir Condroyono MSp, dengan me-launching buku sastra FKY XIX, Tongue in Your Ear, yang berisi makalah pembicara, puisi para penyair dan esei peserta workshop, setebal hampir 500 halaman.

Sastra-Indonesia.com

Media Lamongan